fbpx

JANGAN SAMAKAN NEGERIKU DENGAN NEGERINYA…!

JANGAN SAMAKAN NEGERIKU DENGAN NEGERINYA…!

بسم الله الرحمن الرحيم

Alhamdulillah merupakan suatu nikmat yang sangat besar yang Allah anugrahkan kepada negeri kita Indonesia yaitu tersebarnya Dakwah Tauhid dan Sunnah, sekalipun memang harus diakui masih banyak kekurangan-kekurangannya.

Namun, ada sesuatu yang aneh dari sikap sebagian orang yang merasa aneh terhadap semangat Ahlussunnah menerapkan dan mengajarkan perintah Syariat dan Adab-adab Islam sejak dini di Indonesia.

Sebagian mereka membanding-bandingkan negeri Al-Haramain dengan Indonesia, katanya: Di Saudi itu anak-anak perempuan kecil tidak berhijab, masih pakai pakaian terbuka dan belum bercadar. Berbeda di Indonesia, masih kecil uda dipakaikan jilbab panjang bahkan cadar, bahkan sebagian lagi masih bayi uda dipakaikan jilbab. (Maksud ucapan ini bahwa di Indonesia ini Ahlussunnah terlalu kaku dan yang semakna)

Ya akhi fillah, tidak ada yang mengingkari kebaikan negeri Al-Haraimain dan penegakkan mereka terhadap syariat Islam.

Tapi ketahuilah, Allah tidak menjadikan suatu negeri itu menjadi contoh untuk diikuti semua prilaku penduduknya oleh negeri lain, apakah Allah memerintahkan untuk mengikuti negeri Al-Haramain???
Jawabnya: tidak!, Yang diperintahkan adalah mengikuti Al-Quran dan Sunnah dan jalannya para Salaf.

❓Mau tau apa perintah Alquran dan Sunnah dan pemahaman para Salaf dalam mendidik anak-anak mereka?

👇Ini jawabannya:

➡Allah Azza wa Jalla berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا..

Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka..
(QS.At-Tahrim:6)

Berkata Al-Hafidz Ibnu Abdil-Barr rahimahullah:

ﻗﺎﻝ ﺃﻫﻞ اﻟﻌﻠﻢ ﺑﺘﺄﻭﻳﻞ اﻟﻘﺮﺁﻥ ﻭﻣﻌﺎﻧﻴﻪ: ﺃﺩﺑﻮﻫﻢ ﻭﻋﻠﻤﻮﻫﻢ.

Berkata para Ulama Ahli Tafsir:
Ajarkanlah mereka adab dan ajarkanlah mereka ilmu.
📚(Al-Istidzkar:5/216)

Berkata Ibnu Umar kepada seseorang:

ﺃﺩﺏ اﺑﻨﻚ، ﻓﺈﻧﻚ ﻣﺴﺌﻮﻝ ﻋﻦ ﻭﻟﺪﻙ، ﻣﺎﺫا ﺃﺩﺑﺘﻪ، ﻭﻣﺎﺫا ﻋﻠﻤﺘﻪ؟

Ajarilah adab kepada anakmu.! Karena sesungguhnya engkau akan ditanya (di hari kiamat) tentang anakmu: adab apa yang telah engkau ajarkan padanya? Dan ilmu apa yang telah engkau ajarkan padanya?
📚(Al-Baihaqi dalam Syu’abul-Iman, dengan sanad Jayyid)

Berkata Allamah Ibnul-Qayyim rahimahullah:
Di antara yang sangat dibutuhkan seorang anak adalah perhatian pada perkara akhlaknya. Karena sesungguhnya seorang anak itu tumbuh di atas apa yang pengasuhnya biasakan padanya sejak kecil berupa emosi, marah, ketegasan, ketergesaan, kesembronoan pada hawa nafsu, kecerobohan, sifat keras, dan ketamakan, sehingga ketika dewasa sulit atasnya untuk mengalihkannya (merubahnya). Dan semua akhlak ini menjadi sifat dan sikap yang solid pada dirinya. Jika ia berusaha untuk menghindar (berubah) dari sifat-sifat tersebut maka akan menyingkap (kejelekan jati dirinya), dan itu pasti terjadi pada suatu saat. Maka engkau melihat kebanyakan orang akhlak mereka rusak, hal itu berasal dari pendidikan yang ia tumbuh di atasnya.
📚(Tuhfatul-Maudud)

➡Dan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

مُرُوا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ

“Perintahkanlah anak-anak kalian untuk melaksanakan shalat apabila sudah mencapai umur tujuh tahun, dan apabila sudah mencapai umur sepuluh tahun maka pukullah dia apabila tidak melaksanakannya, dan pisahkanlah mereka dalam tempat tidurnya.”
(HR.Abu Dawud, Shahih. Lihat Al-Irwa no.247)

Berkata At-Thibi rahimahullah:

ﺟﻤﻊ ﺑﻴﻦ اﻷﻣﺮ ﺑﺎﻟﺼﻼﺓ ﻭاﻟﺘﻔﺮﻳﻖ ﺑﻴﻨﻬﻢ ﻓﻲ اﻟﻤﻀﺎﺟﻊ ﻓﻲ اﻟﻄﻔﻮﻟﻴﺔ ﺗﺄﺩﻳﺒﺎ ﻭﻣﺤﺎﻓﻈﺔ ﻷﻣﺮ اﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻛﻠﻪ، ﻭﺗﻌﻠﻴﻤﺎ ﻟﻬﻢ

Penggandengan antara perintah shalat dan perintah memisahkan mereka di tempat tidur sejak kecil sebagai bentuk mengajarkan adab dan menjaga perintah Allah semuanya dan pengajaran kepada mereka.
📚(At-Tanwir:9/550)

Lihat! bagaimana Islam telah memotivasi untuk mengajarkan perintah-perintah dan adab-adab Islam sejak dini. Apakah engkau masih merasa heran????

Dan Alhamdulillah, ternyata bukan hanya di Indonesia berlaku hal tersebut, di Yaman alhamdulillah kebanyakan anak-anak perempuannya sejak kecil sudah berjilbab dan bercadar. Jadi kenapa harus membandingkan dengan negeri Al-Haramain??

Dan ketahuilah! Di negeri Al-Haramain itu tidak seperti di Indonesia. Disana jika telah baligh atau mendekati baligh maka mereka diwajibkan memakai hijab yang mentutup seluruh tubuh mereka dan dilarang keluar rumah tanpa hijab, suka ataupun tidak suka.

Apakah di Indonesia seperti itu? Jawabannya: Tidak.
Jadi, jika tidak ada pembiasaan dan pengajaran sejak dini, maka akan lebih susah memerintahkan dan mengajarkan mereka ketika baligh atau menjelang baligh. Kehidupan pergaulan di Indonesia engkau ketahui sendiri. Dakwah Tauhid dan Sunnah baru mulai berkembang dan tersebar, janganlah engkau menurunkan semangat orang-orang yang mengamalkan sunnah…!

Jadi, jangan samakan negeriku dengan negerinya.

وبالله التوفيق.

🗓4 Dzul-Hijjah 1439
✍🏻Muhammad Abu Muhammad Pattawe,
🕌Darul-Hadits Ma’bar-Yaman.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *