fbpx

Ketahuilah Tujuan Engkau Diciptakan Wahai Saudariku!

Untaian Nasehat Untuk Wanita Muslimah (3)

Ketahuilah Tujuan Engkau Diciptakan Wahai Saudariku!

Allah _Subhanahu wa Ta’ala_ berfirman:

{أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ} [المؤمنون : 115]

Maka apakah kalian mengira bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kalian secara main-main (tanpa tujuan), dan bahwa kalian tidak akan dikembalikan kepada Kami?

Berkata Al-Hafidz Ibnu Katsir _rahimahullah_:

ﺃﻓﻈﻨﻨﺘﻢ ﺃﻧﻜﻢ ﻣﺨﻠﻮﻗﻮﻥ ﻋﺒﺜﺎ… ﺃﻱ ﻟﺘﻠﻌﺒﻮا ﻭﺗﻌﺒﺜﻮا ﻛﻤﺎ ﺧﻠﻘﺖ اﻟﺒﻬﺎﺋﻢ ﻻ ﺛﻮاﺏ ﻟﻬﺎ ﻭﻻ ﻋﻘﺎﺏ، ﻭﺇﻧﻤﺎ ﺧﻠﻘﻨﺎﻛﻢ ﻟﻠﻌﺒﺎﺩﺓ ﻭﺇﻗﺎﻣﺔ ﺃﻭاﻣﺮ اﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ.

Apakah kalian mengira bahwa kalian diciptakan secara begitu saja yaitu agar kalian bermain-main dan melakukan kesia-sian saja (di dunia) seperti diciptakannya binatang, tanpa ada balasan dan adzab? Sesungguhnya hanyalah Kami menciptakan kalian untuk beribadah dan menegakkan perintah-perintah Allah Azza wa Jalla.
(Tafsir Ibnu Katsir:5/435)

Dan Allah Ta’ala berfirman:

{وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ} [الذاريات : 56]
Dan tidaklah Aku menciptakan Jim dan Manusia melainkan agar mereka beribadah kepadaKu.
(QS.Adz-Dzariyat:56)

Berkata Al-Allamah As-Si’di _rahimahullah_:

ﻫﺬﻩ اﻟﻐﺎﻳﺔ، اﻟﺘﻲ ﺧﻠﻖ اﻟﻠﻪ اﻟﺠﻦ ﻭاﻹﻧﺲ ﻟﻬﺎ، ﻭﺑﻌﺚ ﺟﻤﻴﻊ اﻟﺮﺳﻞ ﻳﺪﻋﻮﻥ ﺇﻟﻴﻬﺎ، ﻭﻫﻲ ﻋﺒﺎﺩﺗﻪ، اﻟﻤﺘﻀﻤﻨﺔ ﻟﻤﻌﺮﻓﺘﻪ ﻭﻣﺤﺒﺘﻪ، ﻭاﻹﻧﺎﺑﺔ ﺇﻟﻴﻪ ﻭاﻹﻗﺒﺎﻝ ﻋﻠﻴﻪ، ﻭاﻹﻋﺮاﺽ ﻋﻤﺎ ﺳﻮاﻩ…

“Inilah tujuan yang Allah ciptakan Jin dan Manusia karenanya, Dia mengutus semua Rasul untuk mengajak kepadanya, yaitu beribadah kepadaNya. (Ibadah) yang terkandung di dalamnya ma’rifat tentangNya, cinta kepadaNya, kembali kepadaNya, penghadapan diri kepadaNya, dan berpaling dari semua sembahan selainNya…”
(Tafsir As-Si’di)

Maka jangan jadikan dirimu seperti seorang wanita yang perhatiannya hanya pada bentuk tubuhnya, pakaiannya dan kecantikannya. Setiap hari dirinya sibuk mempercantik dirinya. Tanpa sadar waktu berlalu sedangkan kemolekan tubuhnya menjadi pudar yang akhirnya akan hancur juga dimakan tanah.

Ataukah menjadi wanita karir yang sibuk dengan pekerjaan dan bisnis?
Sungguh engkau menjadi wanita yang taat kepada Allah adalah kekayaan yang tak ternilai harganya dibandingkan karir yang justru menghinakanmu dan merendahkanmu sebagai seorang wanita muslimah yang kedudukannya sangat mulia di sisi Allah.

12 Syawwal 1438,
Muhammad Abu Muhammad Pattawe,
Dārul-Hadits Ma’bar-Yaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *